Showing posts with label Beauty. Show all posts
Showing posts with label Beauty. Show all posts

Review Produk Mustika Ratu Terbaru

Assalamualaikum, Qonitas. Sekarang aku mau review Produk Mustika Ratu yangg aku dapet secara gratis dari Mustika Ratu bulan lalu. Aku suka semua barang-barang yg dikirim, soalnya hampir semuanya udah pernah aku pakai dan cocok.

Dan jadi ada bagusnya juga sih, aku gak harus nulis 2 kali di postingan yg terpisah untuk review produk yang juga kupakai, hihi. Yuk, lanjut aja yaaa bacanya qonitas!

RATU MAS BODY LOTION

http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/09/mustika-ratu-freebies-review.html
Produk Mustika Ratu
Nah, apa teman-teman ada mencari body lotion dengan harga terjangkau? Bebas pengawet yang bikin phobia banyak orang (paraben-free, lol!)? Mudah meresap? Dan cocok untuk kulit kering? Kayaknya, body lotion dari Ratu Mas ini jawabannya!

Awalnya, aku under-estimate lah, melihat pekejingnya yang kurang oye. Cuma, pas liat ingredient-nya, hmm boleh juga. Pas dioles, bagus juga karena gak bikin lengket, cepat meresap.

Meski tanpa tambahan silikon di dalamnya (beberapa jenis silikon dalam kosmetik memang memberi coating effect, membuat seakan-akan suatu produk mudah meresap dan tidak lengket). Mengandung minyak zaitun, ekstrak buah kiwi dan vitamin E. Ditambah dengan tutup botol yang praktis, Nice.

KOPI BODY BUTTER

KOPI BODY BUTTER MUSTIKA RATU
Dengan sangat jujur, aku gak suka aroma seri Kopi dari Mustika Ratu. Menurutku, ada wangi vanilla yang menyengat. Ya, aku gak suka wangi Vanilla. Dulu, aku pun sempat beli body scrubnya, cuma gak sampai habis kupakai karena kurang suka dengan aromanya. 

Aku pernah punya cerita tentang bau vanilla. Dulu, waktu hamil muda, aku gak tahu kalau suamiku ganti pengharum mobil. Pas mau berangkat naik mobil, rasanya mau pingsan cium baunya. Ternyata bau pengharumnya, bau vanilla. Erh. Ternyata, suamiku memang baru beli pengharum dari ACE hardware (kan di sana suka dijual  pewangi gantung yang ada bau vanilla gak jelas gitu). Argh.

Akhirnya, aku bilang aku gak suka. Dibuanglah pewangi itu. Tapi tetep ya, baunya gak ilang-ilang. Menyengat sekaliii... T_T Mau buka jendela, asap dimana-mana. Akhirnya, karena gak tahan, aku turun dari mobil trus distopin taksi sama suami. Trus, konvoi deh jalannya, taksinya ngikutin mobil suami, Rempot ^^.

OLIVE BODY SCRUB

olive body srub mustika ratu
Wah, kalau body scrub Olive Mustika Ratu sih temen lama, haha. Pertama kali nyoba scrubnya MR itu ya Body Scrub Olive, sampai sekarang masih kupakai. Yang pertama aku syuka itu memang aromanya.

Aromanya wangi dan segar. Trus, aku suka dengan butiran yang cokelat-cokelat itu. Untuk efek yang diberikan, kualitasnya sebelas-duabelas deh sama Olive Body Scrub-nya The Body Shop. Untuk pilihan, ya pasti jatuh ke MR dong, jelas lebih terjangkau dengan kualitas yang gak kalah.

BIOCELL SUNFLOWER CLEANSING GEL

CLEANSING GEL BIOCELL SUNFLOWER

Dari dulu aku penasaran sama Cleansing Gel nya Biocell Sunflower. Pengen coba juga, sekalian melengkapi rangkaian Biocell Sunflower yang sudah kupakai cukup lama (Night Gel, day Gel, Massage Gel). Beruntung, aku dapet sampel cleansing gel Biocell ini!

Pas pertama dicoba, hanya tercium aroma yang samar-samar, khas produknya Biocell deh, gak menambahkan banyak pewangi. Untuk kekuatan membersihkan makeup, ini cukup bagus. Kecuali makeup yang waterproof banget seperti mascara.

Produk ini cukup inovatif sih, cleansing berbentuk gel. Biasanya cleansing kan berbentuk cream, lotion, atau oil. Tapi semua produk Biocell kan emang bentuknya gel, seperti sudah semacam konsep produk nya gitu. Kesimpulan: Udah gak penasaran lagi, haha.

BIOCELL SUNFLOWER MASSAGE GEL

MASSAGE GEL BIOCELL SUN FLOWER

Nah, kalau Massage gel ini udah  aku beli fullsizenya sebelum dapet sampel ini. Yang membuat pertama kali tertarik untuk beli adalah bubble yang berwarna kuning di gel nya itu lho ^^ Sama seperti pertama kali tertarik dengan Day Gel nya, ada bubble yang berwarna biru-kehijauan. 

Ada perasaan dingin saat dioles ke kulit. Jadi, ritual masas pada wajah jadi lebih enak dan adem juga. Fungsi massage gel ini untuk memperlancar peredaran darah pada kulit wajah. Peredaran darah yang lancar, akan membuat kulit semakin sehat, karena nutrisi dan oksigen yang diterima kulit akan lebih optimal.


Intermezzo, aku pakai rangkaiannya Oxyfresh untuk dental care harianku. Bebas alkohol, detergent dan fluoride sama seperti MR. Hah, bebas fluoride? Kan fluor bagus untuk mencegah gigi berlubang? Awalnya, aku mikir gitu. Ternyata, kata dokter gigiku, fluor itu sebenarnya kurang bagus untuk kesehatan terutama anak2. Boleh sih dipake, tapi jangan sampai tertelan. Lah, gimana ya, kalau aku sikat gigi mau gak mau sedikit pasti ada yg nyangkut di pangkal lidah. Yah, fluor emang termasuk zat yang kontroversial juga sih. Wa Allahu Alam.  http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/09/mustika-ratu-freebies-review.html

PASTA GIGI & MOUTHWASH DAUN SIRIH

PASTA GIGI & MOUTHWASH DAUN SIRIH

Produk perawatan gigi dan mulut dari MR ini menjadikan daun sirih sebagai bintang utama. Daun sirih di sini menggantikan fluoride yang biasa ada di dental care konvensional. Daun sirih memang telah dikenal lama secara tradisional dan teruji ilmiah sebagai antiseptik yang cukup kuat.

Untuk pasta giginya, aku memang kurang tertarik dengan odol yang mengandung deterjen. Tapi, saat kucoba, busa yang dihasilkan memang tidak sebanyak pasta gigi lain yang ampun-ampunan deh buihnya. Cocok untuk mereka yang mulut dan bibirnya cepat kering karena deterjen pasta gigi, tapi yang tetep gak mau juga pake pasta gigi non-detergent.

Ada kan orang yang gak suka pakai pasta gigi non-detergen, karena emang gak ada busanya. Tapi, kalau pake pasta gigi yang berbusa, bikin mulut cepet sariawan dan bibir kering. Kalau dilema gitu, coba ini aja untuk solusinya.

Yang jadi favorit aku sekarang adalah mouthwashnya! Non alkohol, mengandung ekstrak daun sirih, dan essential oil untuk penyegarnya (daun mint). Untuk zat additifnya, hanya menambahkan zat pewarna saja, dan tanpa pengawet!! Aku bakalan beli ini, buat menggantikan mouthwash yang aku pakai selama ini.

SLEEPWELL TEA

SLEEPWELL TEA MUSTIKA RATU
Terakhir, Sleepwell Tea Mustika Ratu! Yah, dari namanya aja, udah ketahuan kalau ini teh untuk membantu tidur lebih nyenyak. Cuma, sejujurnya, aku gak minum teh ini. Karena kontraindikasi teh ini adalah Ibu Hamil dan Menyusui. Kan aku masih menyusui anakku. Jadi, aku gak tahu deh apakah teh ini memberikan efek yang baik untuk aku yang punya kesulitan tidur. 

Akhirnya, teh ini aku seduh saja untuk suamiku. Aku kasih sesuai anjuran, untuk diminum 1/2 - 1 jam sebelum  jam tidur-nya hubby. Kalau suami kan tidurnya lebih sore, sekitar jam 10 udah terlelap, dan sebenarnya dia gak punya kesulitan tidur sih, hehe. Tapi ya sudah.

Pertama kali aku bawa tehnya, kata suamiku,"hmm... kalau dari wanginya, kalau enggak chrysant pasti chamomile" 

"Bingo!" Betul lah tebakan suamiku

Dia itu pecinta teh (aku kopi, hehe). Makanya gigi kita sama-sama kuning, wkwkw. Di rumah pun ada berbagai macam teh-tehan. Ada black, red, green, yellow tea. Teh melati, krisan, earl grey, matcha (green tea bubuk), oolong. Teh instan ini-itu juga ada.

Makanya, pas aku bawa Sleepwell Tea MR yang mengandung bunga chamomile, langsung bisa tebak. Emang sih, baunya mirip-mirip sama teh bunga chrysant, karena wajar lah wong mirip-mirip juga bunganya :D

Dia tahu kalau itu teh untuk tidur lelap, tapi dasar emang suamiku tidurnya pules dan selalu teratur, jadi gak bisa membedakan kualitas tidur nya saat meminum teh ini dengan tanpa meminumnya. Yah, seharusnya teh ini memang diperuntukan untuk orang2 macam aku.

APAKAH PRODUK MUSTIKA RATU HALAL?

Alhamdulillah, hampir semua produk mustika ratu sudah mendapat sertifikasi halal resmi dari MUI. Untuk informasi lebih jelasnya, silahkan klik tulisan ku yg berisi iniformasi kehalalan MR di sini dan di sini. Semoga bermafaat, Wasslam.

Apakah lipstik wardah long lasting Memang Tahan Lama??

Lipstik wardah long lasting - Assalamualaikum, Aku emang demen sama lipstick, lip junkie lah kalau mau disebut gitu. Bagi aku lipstick itu bak mainan pada anak-anak, jadi jangan ada pertanyaan kalau aku demen review lipstick, hehe.

Kalau buat pilihan warna, warna yang cocok untuk skintone ku ini terbatas. Paling cuma cokelat, orange, coral, peach dan brownish-pink. Jadi, ya warnanya itu-itu aja. Dan warna yang kembar itu banyak, misalnya yang warna cokelat ada 3, dan seterusnya.

Karena nyari lipstick yang cocok itu bukan sekedar warna. Kalau nyari lisptick buat nyari warna aja kayaknya selesai sudah perjalanan... :D Ada yang lebih penting dari sekedar warna, salahsatunya adalah 'daya tahan'.
Lipstik wardah long lasting
Ngomong-ngomong ketahanan (staying power), hari ini aku akan review salah satu lipstik wardah long lasting. Ini pertama kalinya aku coba lipstick Wardah seri ini (gara-gara diracun sama Deadjeng Vicky, hehe).

Dari namanya yg 'longlasting' pasti lipstick ini menjanjikan ketahanan yang lebih lama dari lipstick seri lainnya. Nah, apakah ketahanannya betul-betul tahan lama?  Nyuk, dilanjutin aja bacanya.. ^^

REVIEW WARDAH LONGLASTING LIPSTICK FABULOUS PEACH (01) & PINK SORBET (02)
wardah long lasting

KEMASAN
Bisa dilihat ya pada gambar di atas, kemasan chrome berbentuk silinder, ukurannya gak terlalu gede.

FITUR
Lipstik yg tahan lama namun tidak membuat bibir kering karena menandung jojoba oil & squalane.

WARNA & PIGMENTASI
Shade yang aku review ini adalah Fabulous Peach (01) dan Pink Sorbet (02)

wardah long lasting lipstick


warna lipstik wardah


Warna Fabulous peach betul2 peach ya... Gak ada campuran warna-warna lain (itu sih menurut mataku, hehe). Kalau pink sorbet, malah gak ada pink-pink nya sama sekali menurutku... :p lebih berwarna kecoklatan dengan hint orange.

harga lipstik wardah

Oiya, seri longlastingnya wardah menurutku warna yg cakep (baca: match sama kulit ><) cuma beberapa warna aja, yang no. 01, no.02 dan no. 04. Selebihnya mari liat sendiri di color chartnya Wardah Longlasting Lipstick berikut ini:
Untuk pigmentasinya lumayan, sekali sweep langsung jreng muncul warnanya, full coverage. Gak ada keluhan, so far... ^^ 

TEKSTUR & FINISHING
Tekst sedikit creamy finishingnya matte!! Buat yang gak suka pake lisptik dengan sensasi kerontang, lipstik ini gak direkomendasikan. Meski begitu lipstick ini di bibirku gak bikin kering sama sekali.

lipstik inez
matte finish
STAYING POWER
Ini point pentingnya, wkwk. :p Hmmm tahan lama gak yaaaaa?? Ooo, mari kita lihat penampakan lipstick ini di bibirku dalam 3 jam kurang dikit (dengan selingan minum-minum dan makan berat). Untuk challengnya, aku pake shade no. 01.

Dan hasilnya, tengtereng.......


See? Warna peachnya hilang dan meninggalkan stain merah. Tapi, kalau gak dipake makan-makan, warnanya bisa awet smp lama banget! --> gak ngitungin sampe brapa jamnya, sih.

Trus, kalau yg pink sorbet (02) lama-lama ninggalin stain merah juga gak?

My bad, gak aku perhatiin. Soalnya lebih sering pake yg 01.

HOW TO USE (A la aku)
  1. Sebelum pakai lipstik ini, pastikan kulit bibir kalian keadaan baik (how to get baby lips?, check this out!). Karena kalau kering pasti akan tercetak jelas.
  2. Oles merata
  3. Kalau warna lipstik udah betul-betul nempel, bisa pakai lipbalm berSPF (karena lipstik ini gak ada perlindungan UV nya)
Kok lipbalm-nya gak dipake sebelum lipstik Wardah Longlasting ini??

Soalnya, kalau dipake sebelum lipstik ini, ketahanan lamanya akan berkurang --> lebih mudah luntur/gak longlasting. Itu menurut pengalamanku, ya. Mungkin teman-teman lain ada yg punya pengalaman berbeda dengan dirikuwh?

BEBERAPA PENAMPAKAN LAIN :p

(BONUS) PERTANYAAN
Kalau mau Wudhu trus lagi pake lipstik longlasting gini harus dihapus dulu gak?

Jawab: Kalau masih terlihat ada wujud lipstick yang masih menutupi kulit bibir kita ya harus dihapus. Tapi kalau tinggal stainnya aja, ya enggak apa-apa, enggak harus betul-betul hilang warnanya, karena sisa warna lipstik ini (stain kemerahannya itu), 'menyerap' ke kulit bukan 'menutupi' kulit. See? :)

KESIMPULAN

Aku suka dengan produk Wardah yang satu ini. Longlastingnya lumayan, disaat lipstik-lipstik lain dengan harga semurah ini udah hilang begitu saja bahkan tanpa makan/minum. Gak usah sering-sering retouch lisptick. Tapi harus tetep ngoles lipbalm karena ngeri kering (meskipun gak pake lipbalm lipstick ini gak ngeringin bibir ^^).

Walaupun pada akhirnya meninggalkan stain, tapi mudah dibersihkan. Kekurangannya, gak ada sun protectornya.
Score:

Apakah The Body Shop Halal? Liat dulu ulasannya

The Body Shop - Assalamualaikum, Manceman :D Meski telat, sebelumnya BCQ ucapkan Mohon Maaf Lahir Batin, ya. Maafkan kalau di blog ini ada kata-kata yang gak berkenan di hati, ada kata-kata yang nyindir, nyinyir, nyebelin, ngeselin, dan segala yang bikin hati gak enak deh, ya. Dan semoga segala amal ibadah kita sepanjang Ramadhan lalu, diterima Allah SWT, Ameen.

Sesuai dengan judulnya qonitas, aku bikin tulisan ini berdasarkan pertanyaan pembaca. Semenjak nulis blog ini,  pertanyaan yg masuk ke email memang gak jauh-jauh dari pertanyaan kehalalan suatu produk kecantikan.

Kalau produk kecantikan yang sudah mengantongi label halal dari MUI, ya gak ada masalah dan tidak perlu ada pertanyaan lagi. Tapi bagaimana dengan produk lainnya? Maka dari itu, ada saja yg bertanya mengenai kehalalan produk ini, produk itu, dan yang terbanyak adalah mengenai kehalalan produk dari The Body Shop.

The Body Shop


Beberapa pertanyaannya sbb:
  • TBS halal ga?
  • Yakin tuh produk TBS halal, kan masih mengandung gliserin, bla...bla... (menyebutkan beberapa kandungan syubhat, kandungan yg bisa berasal dari hewan dan bisa juga berasal dari tumbuhan dan sintetik).
  • Gimana dong, produk TBS yang aku pake ada alkoholnya... Alkohol yang digunakan TBS termasuk yang halal apa enggak?
  • dll

Kalau aku cermati dari email-email yang masuk mengenai kehalalan produk kosmetik, aku rasa Muslimah sekarang udah pada pinter dan kritis. Mereka yang peduli dengan kosmetik halal, gak semerta-merta percaya dengan kehalalan produk berlabel 'natural' 'green' 'herbal' dll. Karena apa? Natural belum halal.

Misalnya gini, PRODUK *KOSMETIK NATURAL A, semua zat aktifnya betul 100% berasal dari ekstrak tumbuhan, tapi apakah zat pendukung lainnya yakin bebas hewan dan alkohol khamar? Bisa saja Gliserin-nya berasal dari hewan yang haram (babi atau sapi yang tidak disembelih secara syari) atau alkoholnya berasal dari industri khamar.

*Oiya, ngomong-ngomong, yang disebut dengan kosmetik (menurut ilmu kosmetologi) bukan cuma produk make-up aja ya, tapi meliputi skincare, bodycare, nail, foot, hair, dan usaha lain untuk merawat kecantikan luar. Soalnya banyak yg mengira kosmetik = produk makeup saja.
 
back to topic.

The Body Shop menurutku salah satu produk yang bisa menjadi alternatif kosmetik-kosmetik yang sudah mengantongi sertifikat halal resmi, karena:
  1. 100% vegetarian
    ...We never test on animals, and all our products are 100% vegetarian. We campaign with passion on issues close to our heart, because activism is in our blood. We always keep people, animals and the planet in mind. So when you shop with us, you are choosing... (sumber: http://www.thebodyshop.co.id/tbs/4/1-About%20The%20Body%20Shop.html)

    Untuk alternatif kosmetik halal, memang paling tepat kalau kita memilih poduk kosmetik vegan atau vegetarian. Kalau vegan, unsur kosmetiknya 100% bebas konstituen hewan bahkan bebas susu dan madu sekalipun, semuanya berasal dari tumbuhan dan sintetik. Kalau Vegetarian, bebas hewan 100% tapi masih menggunakan bahan yg behubungan dengan hewan (namun dihalalkan), misalnya: susu, madu, beeswax, royal jelly, lanolin wool domba, dan pewarna serangga (konon serangga tidak dikategorikan 'animal' menurut beberapa pendapat).

  2. Alkohol yang digunakan berasal dari industri non-khamr
    ...The Ethyl Alcohol is present as a solvent and is not intended for intentional ingestion and intoxication. Moreover, all Ethyl Alcohol used in our products is denatured as required by the regulatory authorities in every Market, in which we trade; this renders the Ethyl Alcohol as unsuitable for consumption. The Ethyl Alcohol is manufactured as a synthetic chemical and not by the alcoholic beverage industry. In view of this, our products containing Ethyl Alcohol have been allowed to be sold in all Markets, in which we trade, including those with a predominantly Muslim population.
    All other ingredients with the word ‘Alcohol’ in their names are not used in the alcoholic beverages for the purposes of intoxication, have significantly different chemical structures to Ethyl Alcohol and are well established cosmetic ingredients that are fully compliant with Halal requirements...
    (sumber: http://www.thebodyshop.com.hk/en/faqs_product.aspx)

    See? Berarti alkohol yg digunakan adalah alkohol yg sudah didenaturasi, bukan berasal dari beverage industry alias industri khamar (alkohol yang diproduksi untuk dikonsumsi dan intoxication (baca: mabuk) ).

    Alkohol jenis tersebut sudah memenuhi pernyaratan halal bila digunakan untuk kosmetik. Sesuai fatwa MUI, ada 2 syarat alcohol diperbolehkan ada di dalam kosmetik:
    1. Alkohol tersebut tidak berasal dari industri khamar (maksudnya, alkohol yang sengaja dibuat untuk minuman yang memabukkan)
    2. Alkohol tersebut tidak membahayakan kesehatan (madharatnya lebih besar)

Ada yang tanya, kenapa di situs TBS indo gak ada keterangan tentang alkoholnya. Harusnya sih TBS Indonesia mencantumkan dengan sejelas-jelasnya, secara Indonesia itu Muslimnya paling banyak. Tapi, memang tidak semua situs TBS mencantumkan rincian FAQ secara lengkap, pertanyaan mengenai alkohol TBS pun aku dapat dari TBS Hongkong *garukkepala.

Kabar dari Moslem Consumer Group (MCG)

Ada beberapa readers yg pernah email dan komen tentang kabar kehalalan TBS di Moslem Consumer Group (MCG). Mereka bertanya setelah membaca berita dari MCG mengenai TBS yang berbunyi seperti ini:
A sist has provided a e-mail to MCG from The Body Shop Company (reference Number 63461) where company claimed to use gelatin either from pork or non zabiha beef, Shellac which might be dissolved in alcohol. The Body Shop products are not recommended to be use by Muslims. March 17, 2013
http://www.muslimconsumergroup.com/cosmetic.html

Nah, bagaimana tanggapanku?

Jawabanku: Gak masalah, aku tidak terpengaruh dengan kabar MCG, karena:

    Silahkan baca poin mengenai 100% vegetarian dan Kehalalan alkoholnya di postingan ini.
    Fatwa di negara lain mengenai alkohol iu berbeda. Banyak negara yg mengharamkan 100% alkohol dalam kosmetik tanpa terkecuali. Sedangkan di Indonesia, kita mengikuti fatwa dari MUI, yg membolehkan alkohol/ethanol yg tidak berasal dari industri khamar.

    Jadi, gak heran, kalau muslim di luar Indonesia akan berpendapat haram saat melihat ethanol dalam ingredient kosmetiknya. Bahkan, MUI menghalalkan pewarna carmine (pewarna serangga yg bisa digunakan untuk kosmetik), yang mana oleh MCG dan banyak muslim lain pewarna tersebut diharamkan.

    Makanya, di MCG kalau ada kosmetik yang mengandung Carmine, pasti masuk kategori haram. Sedangkan kosmetik lokal yang sudah mengantongi sertifikat halal seperti Sariayu, masih bisa kita temukan pewarna carmine di daftar ingredientnya. Ya, berbeda pendapat menganai permasalahan khilafiyah itu gak masalah kan? Gak usah berantem, hehe.

    Kalau TBS, ternyata mengingkari janjinya untuk 100% vegetarian dan menggunakan alkohol yang dibenarkan, bukan hal yg mustahil kalau produknya akan diboikot jutaan Vegetarian, pecinta binatang dan Muslim yang sudah percaya dengan janji mereka. Dan yang pasti, Cruelty Free International nya dicabut. Karena kita tahu kan, produsen itu bisa sukses menjual produknya berdasarkan  kepercayaan dari konsumen.

    Kalau masih tidak percaya, itu terserah pilihan masing-masing. Kalau memang melakukan kebohongan besar, itu bukan urusan kita lagi dong, itu urusan TBS dengan Tuhan, hehe.  Kita sih selaku manusia percaya-percaya saja dengan mereka. Sik asiiikk... :D

    Aku sudah mengikuti perkembangan MCG sejak lama. Meskipun MCG bisa jadi informasi yang bermanfaat untuk Muslim yang tinggal di USA dan Canada sana, ada yang disayangkan dari MCG. Mereka sering tidak menindaklanjuti email-email pembaca yg masuk ke mereka/gak ditelisik lagi keabsahannya.

    Kalaupun pada akhirnya ditindaklanjuti, lumayan lama juga terbit update nya. Ada bagusnya, mereka SEGERA cross check langsung ke produsen produk yang bersangkutan. Jadi, sering informasinya berasal dari laporan email pembaca, "A sister/brother bla...". Nah, kabar beritanya sering stuck di situ. Kan, untuk urusan seperti ini, kita gak cukup berhusnuzhan ke sesama muslim, tapi harus langsung Tabayyun. Dalam Islam, Tabayyun atau konfirmasi itu penting, biar tidak merugikan satu pihak saja.

    Bonus: Produk The Body Shop, Gagal vs Cocok

    Ada banyak produk TBS yang kucoba, tapi yang gagal banyak juga, haha. Misalnya, beberapa produk sabun cair, lipbalm Born Lippy, aneka lip butternya, Seri Vitamin E, Seaweed, Facial wash seri Tea Tree, AIO Foundation, AIO foundation powder, Shiso BB (nyoba sample). Kadang, ada beberapa yang beberapa produknya memiliki efek yang serupa dengan beberapa produk lokal, misalnya body butter dan body scrubnya.

    Kalau kubandingkan, ya efeknya 11-12 lah, gak ada Body Butter atau Body Scrub TBS yang efeknya heboh gimana gitu. Tapi aku akui Body Butter dan Body Scrubnya enak-enak banget wanginya. Dan untuk urusan zat aktif, tentunya banyak produk lokal yg gak kalah bagusnya.

    Tapi, banyak juga yang sekali coba langsung sukses, sampai repurchase, misalnya: White Musk EDP, White Musk Libertine EDT. Wewangian musk mereka itu memang tidak asli Musk, tapi justru musk yg seperti itu yg kucari. Karena, kalau Musk asli pasti berasal dari kelenjar rusa jantan (menjangan), yang akhirnya mungkin tidak halal karena cara mengambilnya memang tidak melalui proses sembelihan.

    Satu lagi, wewangian dari seri Japanese Cherry Blossom (aku pake body mist nya). Untuk perawatannya, aku suka dari seri Cocoa, Coconut Shower Cream, Vitamin C Face Spritz, Aloe Toner, Cucumber Toner. Aroma dari seri Moroccan Rose juga syuka, tapi kemarin aku cari kok gak ada, discontinue ya??

    Kemudian untuk TBS tools beberapa yg aku suka ada:  Powder Brush, Eyebrow brush, Kabuki Brush, Bath Brushes nya (terutama yg cactus), Nail Buffer, Bath Gloves, Bath lili. Nah,untuk tools, TBS emang punya kualitas bagus, dan yg penting AWET banget. Jadi, belipun gak nyesel karena bisa jadi investasi yg bagus. Yang pernah bikin aku kecewa kayaknya cuma Eyelash curlernya.

    Dan selama 2013, ada beberapa produk TBS yg jadi favoritku. Beruntung, sekali nyoba langsung cocok:

    Oke, sepertinya penjelasan mengenai kehalalan produk The Body Shop sudah cukup jelas. Ngomong-ngomong, apa produk TBS favorit kalian?
    Wassalam, Love, Momzhak

    Hand & Nail Care | Obrolan dan Review 8 Hand Cream Yang Pernah Kucoba

    Assalamualaikum, Hai Semuanya! ^^ Kalau dalam Islam, wanita adalah keindahan yang terbentang dari ujung rambut hingga kakinya. Namun, saat memasuki masa aqil baligh, hanya ada dua perhiasan saja yang boleh terlihat oleh non-mahram, yaitu wajah dan tangan (yang meliputi punggung dan telapaknya). Kalau begitu, sudah sepantasnya keindahan tangan harus dirawat seperti halnya kulit wajah.

    Tapi sayangnya, kita seringnya lebih terfokus merawat area kulit yang lain. Jadi, tidak heran kalau kulit tangan sering terlihat kurang terawat dibandingkan wajah dan anggota tubuh lainnya.
    Review Hand Cream

    Skin Care | Sariayu SOLUSI Eye Cream Review


    Assalamualaikum, Ceman-cemankuu! Sekarang aku mau review eyecream keluaran Sariayu SOLUSI yang terbaru ya. Sebenarnya, aku gak terlalu percaya sama yang namanya eyecream. Dan mungkin belum banyak yang menyadari, kalau eyecream sebenarnya merupakan salah satu kibulan terbesar yang pernah diciptakan di jagad industri kecantikan. Nah, lo.

    Lha, kok ini dibeli?? 

    Info Halal | BPOM Kembali Razia Ribuan Kosmetik Ilegal Berbahaya 2013 (Dan Opiniku)


    Assalamualaikum! qonitas ^^ 
    Hay, hay... tahu kan kalau hari ini (Senin 21/10), BPOM kembali melaporkan lagi ribuan KOSMETIK ILEGAL BERBAHAYA? Aku udah lihat berita tadi siang waktu jam istirahat, tapi pas buka internet kayaknya belum ada, nah pas aku cari sekarang baru ada deh. Nah ini beritanya:

    Make Up | Festival Bedak (Halal)

    Bedak HalalAssalamualaikum. Hai, ketemu lagi dengan Momzhak di sini. Hari ini bukan review atau yang lainnya, melainkan festival kumpulan bedak-bedak halal yang kupakai selama ini! :D

    Bedak yang kupunya memang banyak sih, meski muka cuma punya satu, tapi hampir semuanya bisa kepake. Tapi ada juga satu-dua bedak yang akhirnya jaraaaaang banget kepake (cuma sesekali aja), tapi ada juga lho yang repurchasenya udah gak terhitung. Nah apakah itu? Lanjut bacanya aja, deh! ^^

    Skin Care | Review Sunscreen Halal Kesukaanku (plus obrolan serba-serbi krim tabir surya)

    Assalamualaikum, Qonitas :D

    "Mau review sunscreen ya, Mom?"
    "Iyah"
    "Mana sunscreen? Gak ada yang tulisannya sunscreen!"
    http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/10/review-sunscreen-halal-kesukaanku-plus.html
    Menurutku, yang namanya sunscreen, sunblock, suncare, moisturizing UV cream, UV cream, UV filter, UV tint, UV moisturizer, UV gel, sun protector krim, sampai pelembab yang udah ada SPFnya, itu sama saja. Masuk ke dalam kategori 'krim pelindung radiasi sinar ultra violet'. Tapi, aku gampangnya nyebut sunscreen, hehe. 
    Tapi, katanya ada perbedaan ya antara sunscreen dan sunblock?
    Kalau kita google 'sunblock-sunscreen', kita bakalan lihat yang namanya perdebatan yang tiada habisnya. Dan tulisan yang membahas perbedaan mereka berdua banyak juga, terutama situs-situs luar. Wedeh, rame deh. Bahkan sampe ada yang ngaco, katanya sunscreen itu buat muka, kalau sunblock buat body.*tepokjidat

    Dulu, aku juga pernah nulis perbedaan sunblock dan suncreen (di blog lama), tapi kayaknya udah out of date. Soalnya, jaman sekarang perbedaan antara mereka berdua itu jadi kabur. Dulu banget, emang mereka dibedain. Perbedaan yang paling dasar itu ada pada zat yang gunakan sebagai penangkal UV nya. Kalau sunscreen biasanya chemical based, kalau sunblock physical. Tapi, di jaman ayeuna mah, teu aya bedana mana sunscreen jeung mana sanblok. Apalagi, krim tabir surya sekarang lebih sering menggabungkan antara bahan chemical dan phisical (disebut hybrid). 

    Nah, daripada debat kusir, mendingan dipake aja, dan rasakan manfaatnya. Oke? *okeeeeeee!

    Kalau aku, lebih baik gak keluar rumah sekalian, daripada tanpa sunscreen. Dan silahkan hapuskan semua kosmetik di dunia ini asal jangan lenyapkan 3 hal yang penting buat kulitku: Sunscreen, toner, dan bedak. Haha, becanda.

    Di jaman informasi serba canggih dan lengkap gini, udah pada tahu kan ya, kalau sunscreen itu fungsinya ruarrr biaza! Dari menangkal pengaruh buruk sinar UV sampai mencegah penuaan dini pada kulit. Bisa dianggap jantungnya skinker, deh. Aku masih bisa survive tanpa pencuci muka (lebay), tapi enggak bisa kalau gak pake sunscreen ke luar rumah. Kalau cuci muka, sebenarnya pakai air hangat sama washlap aja bisa bersih (kecuali buat bersihin mekap tuebbel kali ya? :D).

    Apalagi kulitku ini, termasuk kulit yang lumayan cepat sunburn. Tapi, kalau exporsure-nya terus-terusan, kalau sesekali ya enggak. Soalnya dulu waktu masih kecil, kulitku sering kena luka bakar matahari. Tapi parah-parahnya pas jaman SMP, kulitku sampai terkelupas-kelupas (gara-gara suka basket & renang siang bolong). Karena separah itu, akhirnya ke dokter, trus dikasih krim yang harus dipakai sebelum sekolah, dulu aku nyebutnya 'krim matahari'. Dan kalau habis minta diresepin lagi dan lagi, sampai akhirnya tahu kalau ada sunscren yang dijual bebas di drugstore. Pertama beli merek Nivea, tube warna biru, teksturnya kentel banget kaya sunscreen yang diresepin dokter. Tapi makin ke sini yang namanya sunscreen teksturnya udah mulai enak.

    Sebelum pakai Wardah sama Ristra, aku pakai  merek lain (merek X). Merek X bagus, teksturnya enak variannya lengkap, tapi mengandung  hydrolyzed collagen (HC). HC itu gak berbahaya kok, relatif aman, tapi karena sekarang aku memprioritaskan kosmetik halal atau animal free, jadinya aku menghindari HC. http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/10/review-sunscreen-halal-kesukaanku-plus.html

    Hydrolized collagen itu hampir bisa dipastikan berasal dari hewan. Biasanya berasal dari babi, ikan, kuda, dll. Jadi statusnya syubhat, alias meragukan. Bisa halal, bisa juga haram kalau berasal dari babi atau hewan halal yang sembelihannya tidak mengikuti kaidah syari.

    Berarti semua kolagen yang ada di kosmetik itu meragukan ya? 

    Enggak semua kolagen meragukan, misalnya kalau kolagennya berasal dari tumbuhan laut (phyto-collagen), atau kosmetik berkolagen yang sudah mendapat sertifikat halal dari MUI. 

    ACNE PERFECTING MOISTURIZER GEL PLUS SPF 18
    sunscreen Wardah dari Acne Series


    Tau gak, tadinya aku gak sengaja beli ini. Niatnya, mau beli Wardah Pore Tightener Toner, eh malah kebeli moisturizer nya (habis, dus kemasannya mirip-mirip :D). Akhirnya, sempet gak kepake tuh (dianggurin), soalnya males coba-coba lagi untuk tahu cocok apa enggaknya. 

    Waktu sunscreen yang biasa kupakai bener-bener habis, akhirnya aku coba aja pakai ini. Eh, ternyata enak dipake ya? Pas dipake adem dan gak lengket. Dipake seharian di muka pun gak bikin kulit kusam atau efek-efek negatif lainnya. Karena mengandung zat antiseptik, hitung-hitung mencegah jerawat nongol di kulit. Dan sekarang udah mau habis kupakai, dan COCOK. Pokoknya, sunscreen yang cocok di kulitku itu harus:
    • Teksturnya enak dipake
    • Proteksinya bagus (sesuai dengan SPF yang diberikan)
    • Gak bikin out break di kulit
    • Bisa dibeli bebas di tanggal tua sekalipun, wkwk.
    Karena  ini moisturizer ber-SPF, jadi kalau udah pakai ini aku gak usah pakai moisturizer lagi. Selain sudah cukup lembab di kulitku, aku males deh harus ngolesin berlapis-lapis produk kalau gak perlu-perlu banget. Sebenarnya, dalam merawat kulit gak ada aturan yang terlalu baku, misalnya wajib pakai moisturizer. Intinya dengar saja kebutuhan kulit kita masing-masing. Kalau kulitnya memang butuh hidarasi lebih, pakailah pelembab. Kalau kulit udah bagus kelembabannya, ya gak wajib pakai. Kalau parno kering, meski kulit gak kering, ya boleh saja pakai demi kedamaian hati dan jiwa, hehe. Suka-suka, deh. Tapi untukku sendiri, kalau gak butuh ya gak pake :)

    Ini kan bentuknya gel, tapi kok gak bening? Gel bukannya kaya jeli-jeli gitu ya?

    Kita terkadang bingung kan dengan produk kosmetik yang katanya 'gel' tapi gak berbentuk gel seperti yang ada di pikiran kita? Padahal gel itu gak selamanya bening atau mirip jeli. Kalau dikasih warna yang pekat, ya warnanya gak bening lagi. Atau kalau komposisi airnya lebih banyak (atau pakai gelling agent yang gak kentel), teksturnya bisa saja cair

    Disebut gel, karena ditambahkannya gelling agent (bahan pembentuk gel) di dalam campuran kosmetik. Gelling agent itu sejenis koloidal yang menyatukan antara zat padat dengan cair, untuk memberi benefit yang tidak dimiliki oleh bentuk lain seperti cream, emulsi, dll. Keuntungan kosmetik berbentuk gel, misalnya: 
    • Hemat. Dengan sedikit produk yang diaplikasikan, bisa mencukupi kebutuhan, bila dibandingkan dengan bentuk lainnya (misalnya lotion, cream). Karena sifat gel itu: memiliki luas permukaan yang lebar
    • Sejuk. Karena gel dikenal sebagai isolator panas yang cukup baik.

    Kekurangan gel: Gel itu cenderung lengket teksturnya. Jadi kalau ada yang tanya, kok pakai kosmetik berbentuk gel lengket sih? Ya, emang gel itu lengket. Tapi, lengket itu bukan berarti berminyak, lho. Bisa lah dibedain mana tekstur yang berminyak dengan lengket.

    Kalau Wardah ini, gak terlalu lengket, mungkin karena menambahkan beberapa sejenis silikon di dalam kandungannya, jadi efek lengketnya gak terlalu berasa saat dioles.

    Untuk lebih jelasnya, gambar di bawah ini menunjukan komposisi lengkapnya:


    Kalau dari komposisinya, ada beberapa zat aktif dalam sunscreen ini:
    • Etilheksil metoksinamat (chemical, anti UVB)
    • Witch Hazel exct (anti-irritant, pore tightener_)
    • Panthenol (anti-irritant, calming)
    • Aloe Vera exct. (calming)
    • Triclosan (antiseptik)
    • Tokoferil asetat (vitamin E, antioksidan)
    • Titanium Dioxide (physical, anti UVA-UVB)
    http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/10/review-sunscreen-halal-kesukaanku-plus.html
    RISTRA SUNCARE SPF 17

    Kalau ini aku pakai udah cukup lama. Selain halal, aku suka sama finishingnya yang rada matte di kulit. Ya, lagi-lagi, fungsi silikon berperan di sini agar teksturnya menjadi tidak lengket.

    Karena memang tidak include pelembab, jadi kalau kulitku lagi butuh hidrasi lebih, aku oleskan moisturizer sebelum pakai Ristra Suncare ini.

    Yang disayangkan, produk ini relatif mahal untuk ukuran produk lokal. Ukuran kecil begini sekitar 30-40 ribuan kalau gak salah (lupa). Lebih baik beli ukuran besarnya, kalau dihitung-hitung kayaknya lebih murah. Tapi, yang gede tuh makan tempat!


    Kalau dilihat dari komposisinya, zat aktifnya gak terlalu banyak, hanya:
    • Oktil metoksinamat (anti UVB)
    • Titanium Dioxide (Anti UVB-UVA)

    KENAPA AKU TIDAK MEMILIH KEKUATAN SPF LEBIH TINGGI?

    Kalau ngeh sama review ku kali ini, semua produk sunscreen yang suka kupakai berkekuatan medium. Kenapa gak pakai SPF yang lebih tinggi?

    Sebelumnya, kita harus tahu SPF dalam sunscreen adalah perlindungan utama terhadap UVB (penyebab luka bakar pada kulit bila terekspos dalam jangka waktu tertentu). Menurut British Association of Dermatologist ada empat kategori tabir surya berdasarkan SPFnya:
    1. low protection (SPF 6-14)
    2. medium protection (SPF 15-29)
    3. high protection (SPF 30-50)
    4. very high protection (SPF 50>)
    Nah, yang tadi direview ada yang SPF nya 18 (Wardah) dan SPF 17 (Ristra). Keduanya masuk dalam kategori medium protection terhadap UVB. Sekilas memang sepertinya sih remeh ya, kalau SPF nya cuma belasan gitu. Tapi, memang itulah SPF yang cocok untukku. Buat apa pakai yang lebih kalau memang cocoknya segitu? http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/10/review-sunscreen-halal-kesukaanku-plus.html
    ada alasan yang lebih jelas kenapa cocok2 saja dengan SPF medium?
    1. Aktifitas keseharianku (weekdays) lebih banyak indoor, keluar rumah gak ketemu matahari, pulang ke rumah udah senja, hehe (tapi tetep re-apply sesudah wudhu shalat zuhur).
    2. Semakin tinggi SPF, resiko pori tersumbat semakin besar juga terutama untuk pemilik kulit acne prone sepertiku, paling mentok SPF 30.
    3. Udah pakai bedak yang SPFnya lumayan (20+)
    4. SPF segitu udah cukup, gak membuat kulitku memerah (burn) atau menggelap (tanned)
    Tapi, bukan berarti gak punya sunscreen yang high protection. Tetep punya, biasanya pakai yang SPF 30an dengan PA ++ untuk perlindungan UVA yang lebih ekstra, tapi dipakai saat diperlukan, misalnya mau jalan-jalan ke pantai, dufan, renang outdoor, pergi siang-siang, pokoknya yang panas-panasannya lebih puoll... :D  

    Btw, berarti kalau sunscreen yang gak tertulis PA, gak ada perlindungan untuk UVA nya dong...?

    Ya, enggak juga, selama memuat tabir surya yang broad-spectrum, misalnya Titanium Dioxide (TiO2) dan Zinc Oxide (ZnO2). Broad spectrum sunscreen itu, krim tabir surya yang bisa melindungi UVA-UVB sekaligus. Nah, dua zat yang tadi disebutkan, selain bisa menjadi penentu jumlah SPF di suatu sunscreen, mereka bisa melindungi kulit dari UVA juga. Yah, sesekali coba tengok komposisi sunscreen yang kita pakai.

    Itu aja deh, review dan obrolan ringan mengenai sunscreen. Sebenarnya ada banyak sih, yang mau aku tulis lebih dalam mengenai tabir surya. Tapi entar-entar deh, pengennya khusus di postingan tersendiri, gak campur sari kaya gini, hehe. 

    Wassalam
    Love~
    http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/10/review-sunscreen-halal-kesukaanku-plus.html

    Review Sariayu Automatic Eyebrow Pencil

    Assalamualaikum,
    Hai ketemu lagi! ^^  Siang ini aku mau Review Sariayu Automatic Eyebrow Pencil yang lagi suka-suka nya aku pakai, Sariayu Automatic Eyebrows Pencil. http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/09/sariayu-automatic-pencil.html

    Pensil alis otomatik ini mengingatkan aku dengan beberapa pensil alis matik keluaran Korea, misalnya Etude House Drawing Eyebrow atau pensil alis matik keluaran Lioele. Ya, sebenarnya wajar aja mirip, wong pensil alis matik punya Sariayu ini emang buatan Negeri K-Pop Gingseng sana :D
    Review Sariayu Automatic Eyebrow Pencil

    Review e.l.f Cosmetics Baked Blush (Peachy Cheeky)

    e.l.f CosmeticsAssalamualaikum, Hari ini aku mau review salah satu produk kosmetik vegan yang super murah meriah. Tahu eye.lips.face Cosmetics kan? Brand yang lebih dikenal dengan nama e.l.f, merupakan brand kosmetik Amrik strata low end dengan kualitas yang lumayan.

    Range harganya 1-6 USD per satuan, kalau yang berbentuk set, macem-macem harganya. Yang bikin aku suka, e.l.f merupakan salah satu kosmetik yang ramah hewan, dan seluruh produknya bebas unsur hewani.
    e.l.f Cosmetics


    Blusher ini merupakan salah satu wishlist-ku. Awal pertama coba, aku cukup kecewa, karena warnanya gak keluar, yang stand-out cuma shimmernya aja. Padahal dari review di beberapa blog, warna blush ini cukup pigmented. Saking sheer warnanya, akhirnya baked blush ini sempat kupakai sebagai highlight saja. Dan sempet gak mood juga untuk bikin tulisan tentang baked blush ini. 

    Nah, kemarin aku coba colek dia lagi sebagai highlight, tapi tiba-tiba aku mikir, kok peach amat warnanya, biasanya gak begini (cuma shimmernya aja yg nongol). Ternyata, semakin blush ini dicolek/diusap/disweep (?), warnanya emang makin terlihat. Setelah aku coba di pipi, yey, akhirnya bisa juga dipakai blush-on! ^^

    KEMASAN
    Apa ada yang bilang kemasan blush ini bagus? Menurut aku jelek dan terkesan murahan (ya memang murah sih, hehe). Karena memang murah, yasudah berarti gak usah protes. Dimaklumi, ya.

    SHADE
    Aku pilih warna peachy cheeky, karena warnanya mirip sama blush-on kesukaanku. Bedanya, blusher yang aku suka itu minus shimmer, jadi glowing face nya emang gak dapet.  Kalau baked blush ini ada banget shimmernya.

    Btw, salah satu keunikan baked blush ada pada 'marble pattern'-nya. Itu lho, pola guratan yang mirip urat-urat, hehe. Yang beruntung akan mendapatkan pola yang bagus dan kompleks. Sayangnya, pola yang aku punya kurang bagus menurutku.

    Gambar di atas merupakan swatch dari baked blush ini. Page teratas saat dioles, page yg bawah setelah diblend. Di kulitku yang kuning langsat, blush ini berwarna peach dengan sedikit sentuhan warna pink, plus gold-shimmer yang sangat halus.

    Karena shimmernya halus banget, baked blush ini gak membuat pori-pori besarku semakin terlihat. Jadi bisa dipakai siang hari, tapi tentunya dengan aplikasi yang tipis menggunakan flat top brush (Anw, untuk blusher, kalau aku lebih suka pakai flat top brush yg lebar dari pada kuas blush on khusus).

    TEKSTUR
    Tekstur blush ini keras tidak membubuk, jadi tidak akan ada debu blush berterbangan dalam aplikasinya. Untuk staying power, jujur aja aku gak pernah perhatian sama ketahanan blusher yang ku pakai. Kalau lagi pergi dan ada kesempatan ke restroom, ya otomatis aku touch-up. 

    PIGMENTASI
    Untuk pigmentasinya lumayan, seperti yang udah ku ceritakan tadi. Awalnya memang sama sekali gak pigmented. Sekarang, cukup 3 sweep warnanya udah bagus.

    FEATURE & INGREDIENTS

    Gambar di atas adalah beberapa fitur yang ditawarkan produk ini. Yah, sebenarnya aku tidak terlalu peduli dengan adanya Jojoba, Rose, Sunflower, dll. Tapi blush ini memang bisa menghasilkan kesan healthy glowy pada wajah. Dan karena shimmernya yg halus, jadinya gak keliatan bling-bling banget. Yah, pokoknya aku suka deh :D

    SWATCH ON MY FACE

    Nah, ini penampakan langsung di wajahku. Aku aplikasikan di kedua apple cheek dan nose bridge-ku dengan menggunakan top flat brush.  Aku suka banget hasil glowynya (plus suka harganya yang murah ^^).

    Dan yang penting shimmernya gak terlalu membuat pori-pori besarku semakin jelas. Untuk mereka yang berpori-pori besar (apalagi lagi komedo, bruntus dll), produk makeup bershimmer akan memperjelas kekurangan tersebut. So, berhati-hati saja, ya.
    http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/09/elf-cosmetics-baked-blush-peachy-cheeky.html

    Oiya, untuk Score, aku kasih 3.5/5

    APAKAH PRODUK INI HALAL?
    Kalau bersertifikasi halal, tentunya tidak. Tapi semua produk e.l.f Cosmetics adalah Vegan product yang pastinya tidak ada unsur hewan yang dilibatkan dalam produksinya. Jadi, elf Cosmetics bisa menjadi pilihan alternatif kosmetik yang sudah berlabel halal.
    http://cantiknyaqonita.blogspot.com/2013/09/elf-cosmetics-baked-blush-peachy-cheeky.html
    Wassalam, Love, Momzhak.

    Benarkah JILBAB Biang Kerok Kerontokan Rambut?

    Benarkah JILBAB Biang Kerok Kerontokan Rambut? - Assalamulaikum qonitas. Hai, ketemu lagi. Tadinya, tulisan ini nyambung sama pos sebelumnya perawatan rambut rutin. Tapi karena kayaknya terlalu panjang, kubagi dua aja deh. Jadi labil gini, ya? Hehe.

    Dibawah ini, pertanyaan yang paling sering diajukan mengenai problem rambut. Rata2 yang nanya berjilbab, tapi ada juga yang enggak. Kebanyakan memang tentang rambut rontok dan ketombe. Ada juga yg curhat masalah psoriasis-nya, tapi gak akan ku bahas lebih dalam, karena emang cuma satu orang yg tanya.

    So, jadi sekarang aku mau coba ya menjelaskan masalah kerontokan rambut dan korelasinya dengan kepala yang tertutup (berjilbab, wig, topi, dll)

    RAMBUT RONTOK


    Banyak yang nanya sama aku gini, "Rambutnya kalau berhijab rontok ga?"
    Alhamdulillah, aku gak pernah punya masalah serius dengan rambut rontok. Seumur hidup, rambutku rontok parah hanya saat setelah melahirkan dan berangsur-angsur membaik tanpa perawatan ekstra.

    Kalau ditanya kok bisa rambutnya gak rontokan, aku juga gak kurang paham. Apa mungkin karena bertahun-tahun pakai shampoo non-sulfat, jadi rambutku jarang rontok berlebih dari akar? Atau karena udah saking lamanya rambut ini ditutup, jadi terbiasa? *yekalee. .

    Kalau rontok saat di sisir? Ada, paling satu-dua. Sehari mungkn tidak lebih dari 20 helai.

    Normalnya, rambut hanya boleh rontok sebanyak 80-100 helai dalam sehari. Boong tuh, iklan yang bilang kalau rambut rontok saat disisir itu tidak normal. Gimana pun juga yang namanya rambut punya siklus hidup, kalau memang saatnya mati, ya gugur (meski dirawat seperfect apapun!) Yang gak normal, kalau rontok berlebih, sampai-sampai kita ngerasa kalau rambut semakin tipis dan garis jalur rambut kita semakin melebar. Apa tuh, garis jalur rambut? Coba lihat gambar di bawah ini:

    Siklus satu batang rambut kita itu 4-5 tahunan, ada juga yang bilang 2-6 tahunan (yah, ambil tengahnya deh, 5 tahun). Maksudnya, secara normal satu helai rambut kita bisa bertahan di akarnya sampai sekitar tahun ke-5, setelah itu rontok dan tumbuh rambut baru. Dan pertumbuhan terbagi 3 fase: anagen, katagen, telogen.

    Gak semua rambut serentak mengalami satu fase, lho. Beda-beda fasenya, makanya rambut itu ada yang tumbuh, ada yang gugur. Lengkapnya, lihat gambar di atas deh. Intinya, kalau lihat rambut kita rontok, jangan parno dulu selama gak berlebihan.

    Pakai Jilbab = Rambut Rontok?

    Ngomongin masalah rambut rontok, sebenarnya  rambut rontok itu bisa di derita siapa saja, tidak selalu identik dengan rambut yang berhijab. Aku malah menganggap itu mitos, karena rambutku yang udah sekian lama tertutup hijab mematahkan pernyataan tersebut.

    Banyak ahli kerontokan rambut di luar sana menyatakan, bahwa wig/topi/helm/sejenisnya (seperti hijab) bukanlah penyebab kerontokan rambut. Apa yg menjadi anggapan banyak orang selama ini memang cuma mitos, bahkan meski rambut kita tertutup selama 24 jam lamanya. Jadi, rambut yang tertutup bukan biang kerok kerontokan.

    Fakta lapangan, jutaan mereka yang tidak berhijab, menderita kerontokan rambut yang parah. Contoh nyata, ya adikku. Sebelum dia pakai hijab, orangnya emang udah rempong sama urusan rambut rontok. Mungkin itu lah yang membuat dia menunda berhijab, karena khawatir rambutnya semakin rontok. Padahal, secara teori, hampir gak ada korelasinya antara berhijab = rambut rontok. Sebab, kekuatan akar rambut lebih sering dikaitkan dengan:
    1. Kondisi hormon yang seimbang. Kalau hormon kalian sedang kacau akar rambut biasanya melemah. Misalnya pasca melahirkan, menyusui, KB hormonal, stress dan PCOS (gugel sendiri deh)
    2. Nutrisi yang cukup. Diet ketat itu bisa menyebabkan kerontokan, ya. Atau kita tetap tetap makan, tapi nutrisinya tidak seimbang, terutama kekurangan zat2 pembangun seperti Protein. Kekurangan mineral seperti zat besi bisa memicu kerontokan rambut juga. 
    3. Kandungan kimia yang ada di dalam shampo (Sulfat, pengawet, dll)
    4. Kondisi kesehatan umum. Demam tinggi, penyakit tiroid, bisa membuat rambut berguguran juga.
    So hijabers yg rontok rambut, percayalah, yang tidak berhijab pun buanyak yang rambutnya rontok. Jadi, sebelum mengambing-hitamkan jilbab kalian, cek beberapa kemungkinan di atas tadi.

    2.KETOMBE

    Kalau ada yang bertanya apakah aku berketombe? Terkadang, biasanya kalau >3 hari belum cuci rambut *hoek. Tapi tidak parah sampai berjatuhan ketombe seperti salju atau sampai butuh sampo antiketombe. Kalau aku rutin keramas, gatal dan ketombe bubar sendiri tanpa disuruh :P

    Nah, kalau ketombe, memang banyak diderita dengan orang dengan tingkat kelembaban kepala yang tinggi, terutama mereka yang kepalanya tertutup seperti yg berhijab, berhelm, bertopi, ataupun mereka yang berkerja di ruangan yang pengap/kurang sirkulasi (misalnya yang berkerja seharian di dapur). Biasanya, ketombe itu disebabkan oleh JAMUR atau ragi dari si jamur. Nah, yang namanya jamur bakalan tumbuh subur kalau tingkat kelembabannya tinggi atau saat kondisi umum seseorang sedang turun. Selain itu ketombe bisa dicetuskan oleh kondisi seperti di bawah ini:
    1. Kulit kepala berminyak. Orang yang kulit kepalanya berminyak, tingkat kelembaban rambutnya cenderung lebih tinggi, sehingga bisa mengundang jamur dan ragi tumbuh subur.
    2. Kulit kepala kering. Kulit kepala yang terlalu kering akan menyebabkan gatal dan sel-sel kulit mati mengelupas. Sel kulit yang mengelupas inilah kadang bisa juga disebut ketombe.
    3. Kondisi kesehatan kulit. Kalian yang eczema prone atau yang memiliki psoriasis, memang cenderung menderita ketombe. So, kenali alergen yang membuat eksim dan psroriasis-mu kambuh. 
    4. Produk perawatan rambut yang tidak cocok.
    5. Kurang nutrisi tertentu. Sperti Zinc dan vitamin B kompleks yang berperan dalam kesehatan kulit.
    Buat yang ketombenya bandel, bisa pakai shampoo yang mengandung Z.Pt atau Selenium. Kalau udah parah banget, mending ke dokter kulit aja, biasanya dikasih shampo yang ada ketoconazole-nya. Dan kalau ke dokter, bisa ditelisik lebih lanjut, apakah itu ketombe atau salau satu gejala psoriasis. Banyak, lho orang yang gak ngeh dia itu punya psoriasis, tahunya cuma sering berketombe di kepala. Setelah diperiksa, ternyata bukan ketombe biasa. 

    *****
    BONUS: TIPS KHUSUS HIJABER

    Btw, 'hijaber' disini jangan kalian bayangin kaya yang di hijaber community semua ya, haha. Ini berlaku siapa saja yang mengekerudungi rambutnya, tanpa melihat cara yang dianut (instan, lilit, lebar, cadaran, simple, heboh, apalah..).

    Hijabers, yuk dirawat rambutnya baik-baik. Jangan mentang-mentang tertutup, jadi ogah dan gak peduli sama rambutnya. Kalau rambut kita bersih dan terawat (apalagi wangi), pasti ada aura kecantikan EXTRA yang terpancar dari wajah kalian yang terbungkus hijab.

    Sekarang aku mau kasih beberapa tips untuk para hijabers, yuk disimak:
    • Keramas sesuai kebutuhan. Seperti yang pernah kutulis di pos tentang Hair Care [click], frekuensi keramas itu bisa beda-beda tiap orang tergantung kondisi. Tapi, kalau udah saatnya keramas, jangan ditunda. Jujur, kalau liburan aku emang males keramas. Sering nunggu lepek dulu, baru cuci, haha, *huek (sebenenarnya aku beneran mual liat rambut lepek, euh). Tapi, gitu2 aku paling ANTI pakai kerudung saat rambut dalam kondisi lepek dan bau. Gak deh, meski pakai kerudung bersih, pakai parfum, yang namanya rambut kotor nan bau gak bisa disembunyikan. Pernah gak sih kalian ketemu hijabers yang aroma tak sedap dari rambutnya tercium? Sebaliknya, kalau rambut bersih sama wangi, ditutup kerudung pun akan tercium wanginya. Kok tahu? Soalnya, suamiku sering bilang kepalaku wangi. Padahal aku lagi pake kerudung waktu itu. Asiiiikkk...
    • Jangan pakai jilbab disaat rambut setengah kering, apalagi masih basah. Bisa lembab banget! Mengundang ketombe, ya!
    • Sepulang beraktifitas, langsung lepas hijab dan lepaskan ikatan rambutnya. Kalau aku punya kebiasaan, setelah melepas jilbab, rambut langsung kusisir terbalik (sisirnya dari arah belakang-ke depan, kepala nunduk), biar mengembang. Kemudian biarkan tergerai, 
    • Saat lepas hijab, rambut jangan terlalu sering diikat. Kalau mau diikat, pakai butterfly clip aja (itu lho, jepitan rambut yang kayak kupu-kupu gitu). Jepitan jenis itu gak terlalu ngasih pressure ke rambut kita, dibandingkat ikat rambut biasa.
    • Ganti inner/dalaman kerudung 2 hari sekali! Masalah inner itu sering disepelekan. Ganti ya dalemannya 2 hari sekali (kalau alktifitasnya padat, kulit kepala sering berkeringat atau berminyak banget, harus setiap hari ganti). Kalau gak sempet, sejorok-joroknya 3 hari sekali deh! Aku tekankan ini karena  masih sering nemu hijabers yang kurang sadar kebersihan kepala, hiks. Emang semahal apa sih  inner? Yang 15 rebuan juga ada. Kalau emang cuma bisa beli 2-3 inner, asalkan rajin dicuci pun bisa selalu pakai inner yg bersih setiap harinya. Lebih miris, kalau punya banyak hijab yang bagus-bagus, tapi inner cuma punya 2-3 biji, ganti 3 hari sekali, bahkan sampe seminggu gak ganti-ganti. Kalau begitu, mau keramas serajin apapun tetep aja gak bisa ngusir kuman dan jamur di inner yg kotor. Percaya gak percaya, ada aja deh penomena jorse begitu di sekeliling kita.
    • Cuci mukena 5-7 hari sekali. Jangan nunggu haid, baru cuci. So, milikilah mukena minimal 2 pasang. Karena, bagian yang paling cepat kotor dari mukena adalah bagian kepala. Setuju??? 
    Wa Allahu Alam.
    Love, Momzhak

    Hair Care | Sharing Perawatan Rambut Rutin (Plus Short Reviews)

    Assalamualaikum Qonitas. Tadinya, aku mau kasih judul ' Perawatan Rambut Berhijab '. Tapi, dipikir-pikir enaknya sharing haircare routine ku aja kali ya? Lagian, perawatan rambut yang berhijab sama yang enggak, rata-rata sama aja, kok. Kalau dibilang lebih ribed-enggaknya, itu relatif menurutku. Plus beberapa short review, ya..

    Dan, sebelum masuk ke Sharing Perawatan Rambut Rutin tentang hair care-ku dan yang lainnya, aku mau cerita seputar karakter rambut ku dan masalah rambut yang paling sering aku alami. Kali aja, ada blogwalkers  yg senasib sepenanggungan, hehe.

    Beauty Hauls | August 2013 (Plus mini-review)

    Assalamualaikum, Hari ini aku mau posting haul lagi. Awalnya aku memutuskan untuk gak akan posting tentang buruan biuti ku tiap bulan, karena menurut aku posting haul gitu gak seru, haha.

    Tapi, jadi inget kata seorang teman blogger, kalau pos tentang haul itu bermanfaat saat kepala kita sedang buntu ngeblog. Akhirnya, dengan motif(?) untuk memperbanyak pos yang sedikit di bulan ini, aku pamerin aja deh hasil haul bulan Agustus.

    SKIN CARE

    1. THE BODY SHOP TEA TREE OIL
      Dulu aku nyoba ini pertama kali gak cocok, lho. Jerawatku tambah meradang, dan tambah banyak. Begitu pula produk Tea Tree Oil keluaran Oriflame, sama aja. Eh, pas aku iseng beli lagi, aku mikir kali aja  jadi cocok (ngaco). Eh ternyata, bener... jerawat jadi cepet kering pas pakai yang sekarang. Tapi sejauh ini baru nyoba di jerawat yang pitik-pitik aja sih. Gak tahu deh kalau di jerawat cystic.
    2. THE BODY SHOP TEA TREE TONER
      Dari awal aku gak ada ketertarikan sama toner Tea Tree TBS. Alkoholnya strong banget. Alkohol denat ada di urutan kedua setelah water di daftar komposisinya. Tapi, aku pikir gak ada salahnya beli buat dipake di jerawatnya aja (gak semuka), apalagi untuk jerawat yang baru erupsi, kan rawan kuman tuh. Atau dipakai setelah ekstraksi komedo, agar mencegah jerawat juga. Lumayan. Bikin reviewnya gak, ya?
    3. NEXCARE ACNE COVER (Ladies)
      Di postingan haul bulan kemarin, aku beli yang seri Fun Pack, kan? Nah, karena puas sama hasilnya, sekarang coba yang seri Ladies (harganya sedikit di atas Fun Pack). Tapi, ulalaaa.... isinya kok setengah dari yang Fun Pack? Trus, daya rekatnya kayaknya kurang *perasaansih. Kecewa, dong. Lain kali beli yang Fun Pack aja deh.
    4. SHIKADA FACIAL CLEANSING WIPES
    5. BIORE OIL CLEANSING WIPES
      Tadinya beli dua, udah dibuka satu
    6. SARIAYU SOLUSI EYE CREAM
      Tadinya, pake Biocell Eyegel, cuma gak rutin pake dan berasa berat di mata. Lagian saat itu aku mikir, ngapain juga pake toh belum ada kerutan, darkcircle pun bisa sembuh kalau tidur teratur. Tapi setelah dengar cerita teman-teman seumurku yang udah mulai timbul finelines di mata dan bibir, aku jadi berpikir untuk ambil tindakan preventif, hehe. Akhirnya coba merek Sariayu ini, secara tekstur emang lebih ku suka. Review menyusul :D
    MAKE UP
    1. SARIAYU SHIMMERING POWDER
      Telat emang, aku baru nyoba shimmering powder Sariayu yg ini. Untuk highliter, sebenarnya udah punya yang andalan (NYX MOSAIC BLUSH #highliter), cuma pengen aja punya soalnya emboss bunganya lucu, hehe. Untuk pemakaian, aku paling suka dibaur kesemua warnanya, hasilnya wajahku jadi terlihat tan alami. Toneku memang jadi terlihat sedikit lebih gelap, tapi bukan gelap yang kucel, tapi seger bak sun kissed face yang eksotik, hahay. Pantes bule-bule demen jadi coklat :p
    2. SARIAYU LIPSTICK REOG 03
      Di Female Daily, ini lipstick rame amat diomongin di trit Sariayu, sampe penasaran. Nah, pas ke Martha Tilaar Shop, sambil beli-beli item MT yang lain, aku comot aja langsung tanpa dicoba dulu. Pas dipakai di rumah kecewa. Warnanya ngebosenin, aku udah sering pakai warna yang ini. Aku lebih rekomendasikan GEULIS 01 atau GEULIS 02 (dari Seri Parisj Van Java)
    3. SARIAYU AUTOMATIC EYEBROW PENCIL #Natural Black
      Di haul bulan lalu, aku beli ini satu, dan suka banget!! Nah, kebetulan pensil alis yang baru itu hilang gak tahu kemana, akhirnya pas ke MT Shop langsung aja deh beli 2 biji lagi.
    4. SARIAYU AUTOMATIC EYEBROW PENCIL #Brown
      Warnanya cokelatnya, aku kurang suka. Mungkin untuk yang kulitnya sawo matang, ini lebih masuk warnanya. Coklatnya sedikit kemerahan saat dipakai di alisku. Balik lagi deh ke Eyebrow Pencil Wardah cokelatku, cokelatnya bagus.
    5. ZA TRUE WHITE LIQUID FOUNDATION #OC00 dan #OC10
      Ada yang nanya, kosmetik aku udah halal/animal free semua atau belum. Aku jawab belum, gak langsung bisa lepas semua, sedikit demi sedikit aja. Masih ada beberapa merek yang belum bisa aku lepas. Salah satunya foundation dari Za ini. Aku udah lama banget pake ini, foundie drugstore yang affordable dan berkulitas bagus. Teksturnya ringan sekali seperti BB cream, tapi coveragenya medium dan banyak kelebihan lainnya. Aku pakai 2 shade, OC10 yang paling medekati warna kulitku, dan OC00 untuk highliting.
    6. MAKE OVER PERFECT COVER TWC #02
      Kemasannya emang lebih menarik dari beberapa TWC lokal yang kupakai, mudah2an cocok.
    7. KINEPIN PENCIL SHARPENER
      Repurchase serutanku yang hilang (<< paling hobi ngilangin printilan: rautan, pinset, jarum pentul, bros, dll)

    SOFTLENS, etc.
    1. ROHTO C CUBE
      Repurchase, emang biasa pakai yang ini.
    2. NEWLOOK PLAYFUL #BROW & NEWLOOK CHARM #BROWN
      Beberapa waktu lalu, Optik Melawai lagi diskon softlens Newlook, beli 2 gratis 2. Playfull yang #grey udah kupakai sekarang, tinggal sisa 3. Seri Playful itu sejenis color softlens biasa (satu warna), aku suka warna brown dan grey. Kalau seri Charm, sejenis circle lens. Aku emang kurang suka pakai circle lens, tapi seri Wonder menurutku paling nyaman dipakai diatanara seri Newlook lainnya.
    3. AQUASOFT
    FREEBIES DARI MUSTIKA RATU

    Yang diatas adalah macam-macam freebie dari Mustika Ratu. Baik banget yah, aku gak dateng ke acaranya, tapi tetep dikasih goodiebag nya. Thanks ya, MR... ^^
    1. SLEEPWELL TEA
    2. DAUN SIRIH PASTA GIGI
    3. DAUN SIRIH MAOUTHWASH
    4. RATU MAS BODY LOTION
    5. BIOCELL MASSAGE GEL
    6. BIOCELL CLEANSING GEL
    7. KOPI BODY BUTTER
    8. KOPI BODY SCRUB
    9. OLIVE BODY SCRUB
    *****

    Ada yang kelupaan, haul bodycare + haircare, haha. Yasudahlah, udah terlanjur. Hehe. Setelah ini perbanyak review aja kali, ya. Love, Momzhak

    Wassalam

    Make Over Corrective Base Make Up (Greenish) Review


    qonitas - Assalamualaikum! Kali ini aku  ngepost dari galtab, emang gak semudah di laptop ternyata, haha. Dulu pernah sih nyoba bikin postingan di tablet cuma ya gitu deh, tulisannya seuprit-uprit. Ditambah jari telunjuk jadi pegel, soalnya ngetik pake metode sebelas jari, LOL. Tapi temenku, ada loh yg lancar banget ngetik di toskrin tablet, mungkin karena biasa. Yup, kayaknya emang harus dibiasakan.

    Yang mau aku review kali ini Corrective Base Makeup dari MakeOver (MO). Aku pilih Greenish untuk menyamarkan rona kemerahan di wajahku. Ada warna lain juga, yaitu Cyanite yang fungsinya untuk mencerahkan wajah yang sedang kusam.

    Aku pilih warna hijau buat mengkoreksi redness di kulit wajah, terutama di area hidungku yang biasanya ada rona kemerahan setelah ekstraksi komedo. Tekstur-nya terasa sangat lembut dan ringan. Saat dioles, terasa sejuk, mudah meresap dan tidak lengket. Hasil yang aku rasakan,  produk ini mampu menyamarkan rona kemerahan di kulitku.

    Tapi, aku rasa, yang lebih berperan dalam memudarkan warna merah bukan warna hijaunya, melainkan pathenol dan aloe vera. Warna hijaunya terlalu sheer untuk bisa mengkoreksi kemerahan (IMHO). Ditambah, produk ini memang gak bisa menyamarkan kemerahan yang parah (misalnya pada cystic acne yang meradang).

    Dan katanya, No need to apply moisturizer, this base makeup contains moisturizer rich formula (tertulis di box, cuma gak kufoto). Eum, emang sih, tanpa harus dobel pake moisturizer yg biasa kupakai, produk ini udah cukup melembabkan untuk kulitku.

    Lagipula, sekarang aku emang kurang suka pakai produk skincare berlayer-layer, kecuali bener-bener penting dan butuh. Tapi, itu di kulitku, di kulit yg lain yang butuh ekstra hidrasi mungkin harus mempertimbangkan moisturizer tambahan selain produk ini. Intinya, dengarkan kemauan kulit kita, kalau kurang tinggal tambah, kalau cukup ya sudah. Simple. :)

    Dan setelah sekian lama menggunakan produk ini, tidak pernah ada keluhan seperti komedo, jerawat dan ketidakcocokan lainnya. Jerawat sih ada, tapi biasanya jerawatku datang bukan karena kosmetik, tapi karena jam tidurnya emang kacau. Kalu tidurnya normal, biasanya kulit wajahku baik-baik saja.

    Aku akan bahas sekilas kandungannya. Produk ini water based. Rasanya, produk kosmetik cair jaman sekarang emang udah rada jarang pakai yang oil base, ya nggak? Trus hati-hati dengan mineral oil yang bisa menyebabkan sumbatan pori-pori pada sebagian orang. Untungnya, aku berteman dengan mineral oil, meski kulitku oily dan acne-prone.

    Zat aktifnya adalah Pathenol (pro vit B5) dan aloe vera yang berfungsi meredakan kemerahan (soothing/calming effect). Ada Tocopheryl acetate alias vit. E sebagai antioksidan. Yang memberikan warna kehijauan pada produk ini adalah kombinasi warna-warna di atas, terutama CL 77288 (Chromium Oxide Green).

    Mengandung beberapa jenis silikon, agar tampilan makeup kita terlihat lebih halus, bercahaya, dan silikon juga bisa mempertahankan kelembaban (dimethicone).  Namun, hati-hati untuk kamu yang mudah breakout dengan kosmetik ber-silikon! ^^

    Terakhir, apakah produk ini halal? Menurut informasi yang kudapat, produk Make Over menggunakan bahan baku yang halal. Informasi lebih jelas bisa lihat di blog tetanggaku yang ini [click]. Dan dulu, saat tahu produk Make Over sepabrik dengan Wardah, aku sempat tanya-tanya BA MakeOver Central Park mengenai status kehalalannya. Katanya proses halalnya dalam masa pengajuan. Hmm, ya aku sih percaya-percaya aja, secara ngajuin sertifikasi halal itu gak gampang, lama, ngantri dan mahal. Mudah-mudahan produk MakeOver, sertifikasi halalnya segera menyusul seperti kosmetik lokal yang lain. Amin.

    Kesimpulan: Yang aku suka, produk ini memang bisa meredakan sekaligus mengkoreksi  kulit yang mengalami kemerahan taraf ringan, teksturnya bagus (halus, mudah meresap, tidak lengket) dan tidak menimbulkan breakout di kulitku. Yang kurang kusuka, mungkin warna hijaunya yang terlalu sheer dan hanya bisa mengkoreksi kemerahan taraf ringan saja. Kekurangan lain, meski mengklaim kalau produk ini berasal dari bahan baku yang halal, tetap saja lebih bagus kalau sudah memperoleh sertifikat halal yang resmi.
    Score: 3.5/5

    Sekian dulu ya. Ngosh. Pegel telunjukku :P
    Wassalam
    Love, Momzhak